Jakarta – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu malam. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan pelemahan nilai tukar rupiah yang dinilai semakin membebani masyarakat.
Dalam orasinya, para peserta aksi menyoroti dampak kenaikan BBM terhadap harga kebutuhan pokok serta biaya hidup yang terus meningkat. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi menekan daya beli masyarakat, khususnya kalangan menengah ke bawah.
Perwakilan massa aksi menyampaikan bahwa pemerintah perlu mengambil langkah cepat dan terukur guna menjaga stabilitas ekonomi nasional. Selain itu, mereka juga meminta adanya kebijakan yang mampu melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga berbagai kebutuhan sehari-hari.
“Pemerintah harus hadir memberikan solusi nyata agar beban masyarakat tidak semakin berat. Stabilitas ekonomi dan perlindungan terhadap daya beli rakyat harus menjadi prioritas,” ujar salah satu peserta aksi.
Aksi yang berlangsung di kawasan Menteng tersebut mendapat pengawalan aparat keamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib dan kondusif. Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman tanpa adanya gangguan berarti.
Mahasiswa berharap aspirasi yang mereka sampaikan dapat menjadi perhatian pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang berpihak kepada kepentingan masyarakat luas.


Social Header