Dharmasraya. (global.expost.co.id)
Berdasarkan informasi yang di himpun media ini, mayoritas masyarakat Nagari Panyubarangan, bahkan termasuk dari beberapa Tokoh Akitivis Daerah seperti Edison Akhron, Maher dan Jhony Parlindungan Ritonga ( JPR ) memberikan penilaian positif atas kinerja serta kebijakan yang diambil oleh Bakhri selaku Wali Nagari Panyubarangan selama ini.
Kebijakan dan program yang paling banyak mendapatkan Apresiasi Positif salah satunya tentang pengembangan Destinasi Wisata bertajuk' Agrowisata di lokasi embung, Jorong Trimulya Nagari Panyubarangan. Saat ini lokasi tersebut telah di sulap menjadi fasilitas wisata cukup membuat kita berdecak kagum, bila berkunjung ke lokasi Agrowisata tersebut.
Kenapa tidak, di lokasi Destinasi Wisata ini, kita mendapatkan pemandangan yang begitu indah dan asri. Plus, birunya air embung di kelilingi perbukitan. Dan tahap demi tahap kini di tanami dengan pepohonan buah-buahan. Dalam embung terdapat keramba apung yang sejak satu tahun lalu telah memproduksi ikan lele dan nila. Menurut Bakhri selaku Wali Nagari Panyubarangan, akan di kembangkan serta di tingkatkan kapasitas produksinya semaksimal mungkin. Agar aktivitas perikanan yang terdapat di embung ini, di proyeksikan menjadi salah satu bagian dari sumber pendapatan Nagari Panyubarangan, di masa-masa mendatang. Maka Bakhri sangat berharap kiranya ada pihak pemilik modal (Investor ) berminat menginvestasikan dana stas program strategis Nagari dan Daerah Dharmasraya ini.
Di katakan Bakhri, karena program perikanan yang ada di lokasi fasilitas wisata sebagai salah satu Icon Daerah Dharmasraya tersebut, maka sudah pasti regulasi dan kemudahan buat pihak penyandang dana akan di perhatikan dengan sungguh-sungguh serta se-cermat mungkin.
Sementara itu, saat di pertanyakan tentang realisasi program bansos baru-baru ini, ia mengatakan bahwa telah di realisasikan dengan baik. Dan mayoritas masyarakat penerima bantuan ini, sangat berterima kasih.
Di sebutkan, bahwa untuk terjadinya pemerataan atas bantuan pemerintah pusat ini, pihak Pemerintahan Nagari dengan BAMUS, serta dengan Pihak LPM Nagari Panyubarangan yaitu Mba' Sari, telah melakukan rapat musyawarah mufakat. Tanggal 08 Desember 2025, di Trimulya II. Kesepakan itu di tuangkan dalam berita acara. Di tanda tangani oleh Bakhri serta di stempel selaku Wali Nagari Panyubarangan. Begitu juga dengan Agus Purwanto selaku Ketua BAMUS. Kemudian oleh Zul Asri selaku notulen rapat saat itu. Maka secara Legal Formal kebijakan pemerataan pemberian realisasi Bansos di Nagari Panyubarangan, telah sah dan dapat di pertanggung jawabkan secara Hukum.
Sekaitan dengan fakta lapangan misalnya, Bakhri yang di dampingi Agus Purwanto selaku Ketua BAMUS dan Zul Arsi selaku Seknag, Jum'at ( 19/12/25) menyampaikan pada awak media ini, bahwa berdasarkan kesepakatan dengan pihak penerima yang tertuang dalam data Nagari, banyak yang siap berbagi dengan sesama warga yang lain. Namun, karena semangat ingin berbagi sesama anggota masyarakat, mereka yang masuk dalam data penerima BANSOS itu, rela berbagi serta tulus ikhlas memberikan sebagian bantuan tersebut, pada warga yang namanya tidak tercantum dalam daftar penerima BANSOS tersebut.
Di katakan "Inilah salah satu bentuk yang kami maksud tentang adanya kesepakatan berbagi dalam bantuan bansos itu, dan menurut saya ini bagian dari kearifan lokal masyarakat nagari panyubarangan" jelas Bakhri, yang di Amini Agus Purwanto dan Zul Asri.
Lebih jauh Bakhri mengatakan "saya berharap semangat berbagi dan semangat kebersamaan semacam ini, kiranya perlu di tumbuh kembangan, agar tidak terjadi kecemburuan sosial di kemudian hari, dan saya selaku Pemimpin Pemerintah Nagari, sangat berterima kasih kepada warga yang telah suka rela, menjadikan datanya untuk berbagi dalam bantuan bansos ini, semoga menjadi amal ibadahlah hendaknya bagi mereka" tukuk Bakhri dengan wajah cerah. Sambil mengakhiri pembicaraanya. ( Gustaveri )


Social Header