Breaking News

Proyek Revitalisasi SMP Negeri 06 Pulau Punjung Tanpa Plank Proyek.



Dharmasraya. ( global.expost.co.id ) berdasarkan data yang ada dari Dinas Pendidikan Dharmasraya, SMPN 06 Pulau Punjung mendapat proyek Revitalisasi dengan Anggaran Dana sebanyak Rp. 1 M lebih untuk TA. 2025. 

Saat awak media melakukan penelusuran serta konfirmasi pada pihak sekolah yang bersangkutan, Rabu ( 27/08/2025 ), proyek swakelola tersebut baru dalam pengerjaan penggalian pondasi. 

Sementara itu tim media sebagai kontrol sosial tidak menemukan plank proyek terpajang di lokasi sekolah seharusnya sebelum pengerjaan sudah terpasang plank proyek apalagi ini proyek pemerintahan , tim awak media bersama rekan juga mendapatkan adanya pasir yang di duga kurang layak untuk di pakai sebagian campuran adukan semen nantinya, karena ada sebagian pasir sungai itu bercampur tanah. 

Ketika hal ini di pertanyakan pada Kepsek yang di dampingi oleh Wakaseknya, mereka mengatakan "Pondasi belum di finalkan" kata wakil kepala sekolah langsung mengambil alih pembicaraan dari kepseknya. 

Ditanya tentang keberadaan plank proyek yang belum terpasang, salah seorang guru yang ikut nimbrung' dalam hal ini, mengatakan bahwa spanduk plank proyek sudah ada namun karena tukang belum datang mengerjakannya, akhirnya Plank Proyek yg di maksud belum terpasang. 
Dikatakan kepsek "Sebenarnya karena adanya pertimbangan kami, sekiranya di pasang cepat, maka berkemungkinan bisa robek sama anak-anak murid" sergah Kepsek SMPN 06 sambil tersenyum tipis. 

Ditanya atas agak terlambatnya pekerjaan, karena di bandingkan dengan sekolah lainya yang mendapatkan Revitalisasi TA. 2025 ini, wakil kepala sekolah mengatakan, karena tukang juga belum datang. 

Sementara itu, adanya temuan kami pasir kurang layak di pakai untuk adukan semen, karena pasir tersebut sepertinya bercampur tanah. Wakil kepala sekolah mengatakan, tidak akan kami pakai nantinya untuk adukan semen. 

Anehnya, bagaimana mungkin pasir tersebut tidak di pakai, sementara pasir yang bermasalah tersebut telah di tumpuk serta di campur dengan pasir lainya. 

Dengan cekatan wakil kepala sekolah SMPN 06 Pulau Punjung ini menjawab "Tidak mungkin kami pakai nantinya untuk campuran adukan semen pak " Imbuhnya dengan mata mendelik. 

Maka, untuk itu perlu pengawasan lebih ketat dari masyarakat serta dari pihak-pihak terkait lainya atas Proyek Revitalisasi SMPN 06 Pulau Punjung tersebut, agar berjalan sesuai dengan aturan yang ada.

Tim media
© Copyright 2022 - global.expost.co.id