Lembang global expost– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kekhawatirannya terkait rentetan gempa bumi yang terjadi akhir-akhir ini di sekitar wilayah Sesar Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Menurut analisis sementara, aktivitas gempa tersebut dikhawatirkan merupakan fire shock atau gempa pembuka sebelum terjadinya gempa utama dengan magnitudo lebih besar.
Kepala BMKG, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa aktivitas kegempaan di sekitar Sesar Lembang perlu diwaspadai karena jalur sesar ini termasuk aktif dan memiliki potensi memicu gempa dengan kekuatan signifikan. “Rentetan gempa kecil yang kita rasakan akhir-akhir ini tidak bisa dianggap biasa. Ada kemungkinan gempa tersebut merupakan foreshock sebelum gempa utama terjadi. Masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan,” ujar pejabat BMKG.
BMKG juga mencatat, dalam dua pekan terakhir telah terjadi beberapa kali gempa dengan magnitudo rendah hingga sedang di sekitar kawasan Lembang dan sekitarnya. Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, pola pergerakan sesar menunjukkan adanya peningkatan aktivitas tektonik.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun selalu waspada. Warga disarankan memastikan bangunan rumah memiliki struktur yang tahan gempa, menyiapkan tas siaga berisi kebutuhan darurat, serta memahami jalur evakuasi di lingkungan masing-masing.
“Gempa bumi tidak bisa diprediksi secara pasti kapan akan terjadi, namun kita bisa mengantisipasi dampaknya dengan kesiapsiagaan,” tambah BMKG.
Social Header